UNRI Raih Empat Penghargaan Nasional Dalam Ajang Diktisaintek 2025

KATAPRES.COM – PEKANBARU — Universitas Riau (UNRI) kembali menorehkan prestasi gemilang dengan meraih empat penghargaan pada ajang Anugerah Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Diktisaintek) 2025. Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Menteri Diktisaintek RI, Prof. Brian Yuliarto.

Empat trofi dan piagam penghargaan tersebut diterima langsung oleh Rektor Universitas Riau, Prof Dr Sri Indarti, SE, MSi. UNRI berhasil meraih dua Gold Winner, masing-masing pada Anugerah Humas Kategori Media Sosial Terbaik dan Website Terbaik.

Selain itu, UNRI juga memperoleh Silver Winner untuk Kategori Perguruan Tinggi dengan Kerja Sama Industri Terbaik, serta Bronze Winner pada Kategori Perguruan Tinggi dengan Kerja Sama Pemerintah/LSM Terbaik.

Prestasi ini melengkapi capaian Unri sepanjang pekan ini. Universitas Riau juga meraih Anugerah Keterbukaan Informasi Publik dengan predikat Perguruan Tinggi Negeri “Informatif”, sehingga total penghargaan yang diraih Unri dalam satu pekan mencapai lima penghargaan.

Rektor Unri, Prof Sri Indarti, yang harus empat kali naik ke panggung untuk menerima penghargaan, tampak sumringah. Ia menyampaikan rasa syukur dan apresiasi kepada seluruh sivitas akademika Unri atas capaian tersebut.

“Alhamdulillah, pencapaian ini sangat membanggakan. Namun, keberhasilan ini adalah hasil kerja bersama seluruh pimpinan, dosen, tenaga kependidikan, serta sivitas akademika Universitas Riau,” ungkapnya.

Dalam acara tersebut, Prof. Sri Indarti turut didampingi Wakil Rektor IV Dr Ir Sofyan Husein Siregar, M.Phil, Staf Pendamping Bidang Komunikasi Ridar Hendri, Ph D, serta tim Humas unri. Sejumlah pimpinan perguruan tinggi lain yang hadir tampak memberikan ucapan selamat atas prestasi yang diraih Universitas Riau.

Menteri Diktisaintek RI, Prof Brian Yuliarto, menyampaikan bahwa Anugerah Diktisaintek merupakan bentuk apresiasi pemerintah kepada perguruan tinggi negeri dan swasta, baik berstatus PTN-BH maupun BLU, atas kontribusi nyata dalam mendukung program Diktisaintek Berdampak selama satu tahun terakhir.

“Saya memahami bahwa pencapaian ini bukan hanya milik penerima penghargaan semata. Seluruh dosen, peneliti, pengabdi, serta tenaga kependidikan yang bekerja tanpa lelah adalah pejuang pendidikan dan pahlawan bagi bangsa,” tegasnya.

Pada kesempatan yang sama, Menteri Diktisaintek juga meresmikan pengiriman bantuan kemanusiaan berupa bahan pangan dan kebutuhan pokok bagi korban bencana alam di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Bantuan tersebut dihimpun dari para donatur di lingkungan Diktisaintek dan perguruan tinggi se-Indonesia.

“Sejumlah perguruan tinggi juga telah mengirimkan tenaga medis dan relawan untuk mempercepat pemulihan masyarakat terdampak bencana. Kita yakin, derita saudara-saudara kita akan segera berakhir,” ujar Prof. Brian.

Tahun ini, Anugerah Diktisaintek 2025 menganugerahkan lebih dari 500 penghargaan kepada berbagai kategori penerima, meliputi perguruan tinggi, LLDIKTI, mitra kerja Kemendiktisaintek, hingga media massa. ***