KATAPRES.COM – PEKANBARU – Sedikitnya 18 kejadian banjir melanda sejumlah daerah di Provinsi Riau selama Januari tahun 2026. Wilayah Kota Pekanbaru paling banyak terdampak.
Hal itu berdasarkan data yang dicatat Badan Penanggulangan Bencana Daerah dan Pemadam Kebakaran (BPBD dan Damkar) Provinsi Riau.
“Kejadian banjir di Riau awal tahun 2026 ada sebanyak 18 titik. Paling banyak 13 titik banjir terjadi di Pekanbaru,” kata Kepala BPBD Damkar Riau, M Edy Afrizal, Kamis (15/1/2026).
Selanjutnya disusul Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) terdapat dua titik banjir. Kemudian Kabupaten Siak, Indragiri Hilir, dan Kuantan Singingi masing-masing satu titik.
Atas bencana tersebut, lanjut Edy Afrizal, sebanyak 557 keluarga terdampak, bahkan 12 keluarga terpaksa mengungsi untuk menyelamatkan diri.
“Namun penanganan banjir telah dilakukan oleh pemerintah daerah. Tapi jika daerah membutuhkan bantuan kami siap menurunkan personel maupun bantuan logistik,” ujarnya.
Meski bencana banjir di Riau terkendali, pihaknya mengimbau masyarakat agar tidak lengah dan terus meningkatkan kewaspadaan, mengingat curah hujan masih tergolong tinggi di sejumlah wilayah Riau.
“Kita imbau masyarakat tetap waspada, terutama yang tinggal di sepanjang sungai, karena potensi hujan lebat masih terjadi. Apalagi waduk PLTA Koto Panjang juga masih buka,” tutupnya. **
sumber: CAKAPLAH








