Propam Polda Riau: Anggota Dilarang Rusak Lingkungan

KATAPRES.COM – PEKANBARU – Kabid Propam Polda Riau Kombes Pol Harissandi menegaskan komitmen jajaran Polda Riau dalam mendukung penuh Program Green Policing. Seluruh personel diingatkan agar tidak terlibat dalam segala bentuk kejahatan lingkungan.

“Green Policing bukan sekadar slogan, tetapi kebijakan strategis yang mengintegrasikan tugas kepolisian dengan tanggung jawab pelestarian lingkungan,” tegas Kombes Harissandi, Jumat (26/12/2025).

Ia menjelaskan Provinsi Riau merupakan wilayah dengan kawasan gambut terluas di Sumatera yang mencakup hampir 50 persen wilayahnya. Kondisi tersebut menjadikan perlindungan lingkungan sebagai hal yang sangat krusial.

Menurutnya, setiap bentuk perusakan tanah, kayu, dan gambut merupakan ancaman serius bagi keberlanjutan alam.

“Lahan gambut memiliki peran vital sebagai penyimpan karbon dan penopang keseimbangan lingkungan,” ujarnya.

Harissandi menekankan tanah, kayu, dan gambut memiliki keterkaitan yang tidak dapat dipisahkan.

“Ketiganya harus dijaga secara bersama-sama,” katanya.

Ia menegaskan edukasi, pemberdayaan masyarakat, serta penegakan hukum terhadap kejahatan lingkungan wajib dilakukan secara konsisten.

“Langkah ini harus berjalan beriringan dan berkelanjutan,” ujarnya.

Sebagai langkah konkret, ia memerintahkan para Kapolres dan Kapolresta memastikan seluruh personel tidak terlibat dalam perusakan lingkungan.

“Termasuk penambangan ilegal, galian C, dan penebangan liar,” tegas Harissandi.

Selain itu, Harissandi meminta dilakukan pemetaan internal terhadap keluarga personel Polri dan PNS Polri yang diduga terlibat aktivitas ilegal. Langkah ini dilakukan untuk menjaga citra dan marwah institusi Polri.

“Apabila masih ditemukan PNPP yang terlibat kejahatan lingkungan, perbuatan tersebut merupakan bentuk pembangkangan dan pengkhianatan terhadap organisasi,” tandasnya.

Ia menegaskan bahwa sanksi tegas akan diterapkan sesuai ketentuan yang berlaku.

Di sisi lain, Harissandi juga mengajak masyarakat untuk berperan aktif menjaga alam.

“Jika kita menjaga alam, maka alam juga akan melindungi kita,” pungkasnya.**

 

sumber: KBRN